Selasa, 17 Juni 2014 - 0 komentar

My wish for this mont

Ya Allah... Hamba mohon kabulkanlah permohonan untuk 2 bulan kedepan :
1. Dapat melunasi bea sekolah anakku alya di TK annur 1 lunas semua
2. Nadya tidak rewelan lagi, gak nangisan lagi, sayang dengan kakaknya alya dan adeknya zizi, nurut sama aku dan mamanya
3. Punya kendaraan roda empat yg bagus mesin dan bodynya, sehingga bisa nenggok sodara dan buat mudik lebaran
4. Selepas dari semua yang diatas hamba meminta kepada-Mu ya Rab... Pertengahan puasa nanti berilah rejeki dari manapun berupa uang yg insyaallah bisa kugunakan membantu keluarga dan menyenangkan anak istri...
Itu dulu ya Rab...Mohon dikabulkan semua....
Amin...Amin...Amin....

Ttd yang memohon
-oky yoga saputra-

Sabtu, 14 Juni 2014 - , , , 0 komentar

Hati hati meminta DOA

kata hati :: 
put.... didepan ada 2 jalan... tinggal milih aja...
1. berjibaku dan bertahan.... yang artinya akan ada semakin banyak tekanan.. jika DOAmu yang selalu ingin menjadi orang SABAR maka inilah ujiannya.... maka berhati-hatilah dalam berdoa, katakan dan sampaikan dengan jelas kepada TUHANmu...
2. tinggalkan.... yang artinya kamu tidak akan bertemu mereka lagi dan tekanan yang ada dalam dirimu akan berkurang.... berwirausaha akan lebih bebas...(tau proses dan resikonya pasti ada)
gua ::
sebentar,,,, kurasa ada jalan lagi di antara dua jalan itu.... sebenarnya 2 jalan itu kujalani bersamaan.. berat memang.... habis dari sini cari disana... habis ini trus itu... kadang harus memakai jurus 1000 wajah, seperti halnya manusia biasa yang kadang musti memakai topeng.. namun hanya kadang" maklum gua BUKAN dewa, pengennya si jadi manusia setengah dewa... (bersambung)
Senin, 14 April 2014 - , , , 0 komentar

Awal Karier

Bismillah...

awal karier baru merupakan harapan dan doa yang tiada hentinya bagiku, karna mungkin ini adalah perjalanku yang akan cemerlang...
saat ini aku sudah bekerja di sebuah perusahaan yang kemarin sudah ku ceritakan di post sebelumnya, dengan harapan akan ada jenjang karir seperti yang sudah disampaikan kepadaku

bukan suatu pekerjaan yang bisa dibilang mudah, ternyata yang kulihat tidak seperti yang terlihat... posisiku disini sebagai cleaning service, pekerjaan melelahkan ternyata... semangatku bekerja karna anak dan istriku membuatku merasa kuat menjalankan pekerjaan ini, dengan begini aku beajar menghargai setiap profesi yang ada... beajar menghargai orang lain, dan perlu untuk diingat memang benar bahwa setiap manusia ini kehidupannya seperti grafik forek, yang kadang naik dan tidak mustahil bila saatnya akan ada penurunan...

alhamdulillahnya aku diajarkan orang tuaku dari kecil, bagaimana menghargai orang lain, apapun itu posisi kerjanya mereka mempunyai hak dan martabat yang sama dengan kita, harta hanyalah titipan yang bisa saja diambil Sang Pemberi sewaktu-waktu, terimakasih untuk orangtuaku yang sudah mengajarkan pendidikan akhlak itu.

setelah bekerja ini aktifitasku dan rutinitasku benar-benar berubah secara drastis, aku harus pandai mengatur waktu, pagi-pagi aku sudah harus bersiap untuk mengabdikan diriku untuk profesiku sebagai cleaning service, tidak seperti biasanya yang bisa santai-santai kerja sejam duajam mendapat uang, kali ini aku musti berjibaku mengerahkan semua tenaga dan perasaan pekaku, profesionalitas kerja yang menjadi acuanku, karna aku pernah bekerja yang menuntut kedisiplinan dan ketelitian kerja, so di posisiku saat ini aku hanya tinggal mengasah lagi apa yang sudah kupelajari di pengalaman kerjaku sebelumnya.

Disini pula aku menilai dan memperhatikan orang disekitarku betapa perlunya pendidikan sadar akan menjaga kebersihan yang diterapkan kepada anak kita sedari dini, bagaimana anak tau dimana membuang sampah pada tempatnya, dan masih banyak lagi cara menjaga kebersihan.

Jika suatu saat aku diberikan kesempatan lagi untuk menjadi orang yang punya kedudukan dan pangkat... ini yang harus kulakukan ;
- menghargai hasil kerja orang lain dengan lebih, karna apa yang dilakukan orang lain dalam profesinya mungkin sudah semaksimal mungkin.
- membiarkan waktu kepada rekan dilingkungan kerjaku untuk menikmati jam istirahat mereka, tidak akan kurampas jam istirahat mereka sedikitpun, karna akan kulakukan sendiri jika aku bisa melakukan itu "misal menyingkirkan tisu yang jatuh dilantai" tentu itu bukan suatu masalah untukku meskipun aku seorang Presdir sekalipun, justru mungkin itu adalah contoh yang baik untuk rekanku nanti.
- memberikan kemudahan bagi mereka yang memang memerlukan waktu / absensi kerja tidak perlu menunggu waktu 1 minggu untukku memberikan mereka ijin, karna kita tidak pernah tau satu detikpun yang akan kita alami.
- tidak membuat atau melanggar hak atas karyawanku, bahwasannya aku akan menghilangkan point perjanjian kerja yang membingungkan atau dengan kata lain kondisional di lingkungan kerja, karna itu merugikan untuk keryawanku, atau mungkin akan kuberikan bonus ekstra. jika itu berkaitan dengan pertambahan jam kerja tentunya aku akan bertanya terlebih dahulu apakan karyawanku nanti bersedia untuk ditambah jam kerjanya (lembur) karna waktu lebih itu meskipun satu menit telah kita ambil dari keluarganya.
dan masih banyak lagi kurasa jika harus dijabarkan...
- memberikan kemudahan agar dikemudian hari karyawan betah dengan pekerjaan mereka, berganti-ganti karyawan merupakan indikasi yang perlu dipertanyakan... kita ataukah mereka yang perlu koreksi diri...
- sebagai atasan insyaallah aku tidak akan keberatan jika teman sekerja memberikan kritikan atas kinerjaku, itu hal yang sangat manusiawi we aren't perfect person .

yah begitulah kurang lebihnya di awal karier ini, apa yang akan kulakukan untuk anak istriku dan tempat kerjaku Bismillah semoga dijalan Allah SWT

Jumat, 21 Maret 2014 - , , 0 komentar

Panggilan Interview

hmmm.....
ok start again to fight....
(bukan dalam arti yang sebenarnya)

pagi itu aku terbangun dari tidur karna HP jadulku berdering....

"kriiinggg.... Kringggg.... Kringggg.... "memang masih hape jadul, bunyi jg jadul... gak ada nada seperti hape jaman sekarang....

Nomor tak dikenal?

angkat gak ya .... kadang malas terima telp dari nomer yang blom ada di list phonebook... yang jelas karna sering terjadi penipuan dan hipnotis lewat cara ini...

aku putusin buat angkat telp ini....

selamat pagi.... sambil ku tempelkan hape di telinga
dijawabnya : selamat pagi pak putra... kami dari PT. ****** memberitahukan kepada bapak, bahwasanya menanggapi lamaran yang bpk...... bla bla bla bla..

intinya ini kabar yang lumayan menggembirakan, secara saat ini gak ada kerjaan sama sekali, padahal sudah hampir tiap ada lowker selalu aku coba melamar.... 

setelah aku ingat lagi, kemarin aku meminta dan berdoa diantara khotbah 1 dan 2 sholat Jumat.... do'a ku agar aku mendapatkan pekerjaan yang layak untuk menghidupi anak istriku.. tanpa menunggu lama... Do'a yang kuminta langsung di'ijabah Allah SWT.... benar-benar Engkau Maha besar ya Robb....

hari senin jam 10.00 wib aku berangkat untuk interview, aku langsung tau tempatnya karna kemarin sempat jalan-jalan sama anak istri, atas usulan istriku ...."biar pas interview langsung tau tempatnya... kita jalan-jalan sambil cari kantornya PT.**** ...." good idea....

interview berjalan kurang lebih setengah jam, ternyata masih harus menunggu untuk hasil berikutnya apakah aku diterima ataukah hanya sampai interview ini saja.... 

Pak Teguh: baik pak putra saya rasa sampai disini dulu, selanjutnya nanti akan saya konformasi ulang apakah bapak diterima bekerja atau tidak... hari jumat ya pak nanti ditunggu kabar selanjutnya...
aku : Terimakasih atas kesempatan yang bapak berikan kali ini, ya.. besar harapan saya untuk bisa belajar dengan Pak Teguh di perusahaan ini... sekali lagi terimakasih pak Teguh...

kami saling berjabat tanggan dan sayapun pamit undur diri....

pulang... yang dengan harapan 50 persen diterima dan 50 persen lagi pantang menyerah cari kerja...

semoga esok ada harapan yang cerah......

-bersambung.......




Jumat, 28 Februari 2014 - , 0 komentar

Secangkir Kopi

Panas... terasa otakku bebas saat meneguk sedikit demi sedikit kopi hitam....

itulah salah satu caraku untuk menghilangkan stres dan penat dalam otakku dan pikiranku...
banyak sekali yang aku pikirkan akhir-akhir ini, umurku sudah hampir 30 bulan depan, dan anakku sudah mau tiga... itupun hpl juga bulan depan....

sedangkan hampir setiap hari yang kucari dan kubaca adalah lowongan pekerjaan,,, karna aku tidak mau menggantungkan orangtua, aku percaya mereka akan membantu dan mampu untuk menopangku....
Tapi BUKAN itu yang aku inginkan....

aku juga punya cita-cita untuk anak dan istriku serta keluarga kecilku sendiri..
sampai-sampai aku kasihan kepada istriku, semua ini karna aku.. dia jadi hidup susah... tidak bisa seperti selayak teman-temannya.... hampir tidak pernah lagi dia membuka sosial media... sungguh aku sakittt.... KENAPA aku belum bisa membuat orang yang aku cintai itu bahagia....

dibalik semua ini aku masih tetap berusaha dan akan terus berusaha... karna hidup tidak hanya hari ini, aku tidak boleh menyerah untuk tetap menghadapi semua ini... aku masih punya istriku yang selalu setia membantu aku dengan kesabarannya yang benar-benar super hebat di mataku.... aku sunggung cinta istriku... aku hanya ingin membahagiakan dia...

hari ini kulihat lagi dan lagi.. betapa sabarnya istriku ini....
anakku yang ke dua Nadya....
dari tadi nagis dan menangis tanpa jelas apa yang dimau dan apa yang diinginkan, semua yang kami lakukan salah.. setiap gerakan membuat dia makin kencang menangis....

AGggrrrrrrrrr....... kepalaku mau pecaaaahhhhh........
apa yang harus aku lakukan..... rasanya pengen terbang dan jauh pergi....
tapi istriku.... kembali menyadarkan aku dan selalu seperti itu...
aku seperti anak kecil di depannya....
dipegang tanganku... "sudah pah.... coba papah keluar dulu cari yang segar sana,,,"
itu....
dia tau aku .... dia sangat mengerti dan paham aku....

sruuuppppp.... (kopi panas lagi....) sudah habis setengah jam ini

saat aku kembali lagi anakku sudah tertidur.... istriku masih terjaga menunggu aku pulang.....
betapa egois aku, betapa bodoh nya aku ini....
sungguh tega rasanya membiarkan istriku mengurusi anakku sendirian yang rewel begitu hebat tadi....
TAPI dia bisa mengatasi itu..... sabarnya..... begitu hebat....
Kamis, 16 Januari 2014 - , , , , 0 komentar

Gak Bisa Tidur.....

Fiuf..... (ngeluh ya?) gak si klo kata ku... mungkin lebih tepatnya ungkapan lelah....

be coz of  (bukan ejaan benar) .... hari ini aku blom juga bisa tidur sampe jam segini, jam 4.45 wib
mungkin sih banyak yang kek aku ya? he he he... gak tau juga....

entah kenapa ni... (pura-pura gak ngerti)
kok hari ini mata susah banget di ajakin merem, berasanya 95 watt mulu...
ya ada dari tadi set nya duduk depan lappy.... gak jelas juga sebenernya...
buka face***k..
update status yang gak jelas n gak penting juga... browsing juga kok gak nemu yang menarik....

nyalain TV gak ada acara bagus juga....
balik lagi ke lapy eh udah males duluan..... mau ngapain ya....

trus buka play list lagu..... dengerin lagu-lagu lama asik keknya....

tritttt triitttt triitttt... barusan HP gua bunyi... let see...
owh sms....

Hmmm.....
ternyata sms isinya
___________________________________________
Curhat:
sekarang kok kayaknya papah gak perhatian bgt ya :(
Ga kaya waktu aq hamil aya/nud.
gak pernah disayang2
yang didalam perut jarang bgt dipegang/diajak ngomong
lebih sering dgn dunia papah sendiri
trus sekarang lebih sering marah2nya :(
lebih gampang tersinggungnya
lebih sensitif
jadi takut buat minta tolong
___________________________________________

Whats?!!!! Langsung kek ditampar.... ternyata saking sibuknya aku jadi lupa sama anak istri, lebih lebih sm calon baby yg di perut istriku....

dari penjelasan di atas aku hanya bisa bilang.. maaf hun.... akhir2 ini aku stress... memikirkan keadaan... mikir jalan kedepan kita semua ntar.....

gak bermaksut membedakan antara aya/nud dan si kecil yg masih di perut.....
klo kapan2 km liat tulisan ini semoga km tau bahwa aku lebih dan lebih mencintai kalian dari yang kamu tau... gak usah nangis kek gitu.... kadang laki2 butuh waktu... tolong dipahami karna aku jg selalu mencoba terus dan terus belajar memahami kalian...

sekali lagi papa minta maaf... papa yang salah....

to : my lovely